Shorea leprosula

(Light-red Meranti, Copper Meranti)

Shorea leprosula adalah spesies pohon dari keluarga Dipterocarpaceae yang tumbuh melimpah di hutan tropis Asia, terutama di Indonesia. Spesies ini memiliki nilai ekonomi tinggi karena kualitas kayunya yang baik. Selain itu, spesies ini juga memainkan peran ekologi yang penting dan tumbuh relatif lebih cepat dibandingkan banyak spesies dipterokarp lainnya.

Author

Keumala Putri Elwi
Researcher in IPB SSRS Association

Faiza Utami
Researcher in IPB SSRS Association

Gambar
Ranting daun di Taman Hutan Penelitian Meranti Gunung Dahu


Lokal
Kontoi, Lampong

Penemu
Miq.

Nasional
Meranti Tembaga

Internasional
Light-red Meranti, Copper Meranti


Nasional
Tidak ada

IUCN Red List 2019
Near-Threatened

Nasional, KLHK
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia No. 8 Tahun 2021 tentang tata hutan dan penyusunan rencana pengelolaan hutan, serta  pemanfaatan hutan di hutan lindung dan hutan produksi.

CITES
Tidak dinilai


Kingdom
Plantae

Ordo
Malvales

Divisi
Magnoliphyta

Famili
Dipterocarpaceae

Kelas
Magnoliopsida

Genus
Shorea


Habitus
Terestrial, pohon, tinggi mencapai 35 m.

Batang
Batang silindris dengan kambium, diameter 26,43–51,91 cm, panjang antar ruas 1,7–5 cm. Penampang melintang bergaris-garis; ranting-ranting berwarna hijau gelap. Permukaan kulit kayu abu-abu kecokelatan dengan garis-garis radial, sering ditumbuhi lumut; kulit kayu bagian dalam berwarna cokelat terang hingga kekuningan.

Daun
Daun tunggal, berselang-seling; lamina hijau hingga hijau gelap di bagian atas, hijau muda di bagian bawah, bentuk bervariasi (oblong, elips, oval, lanset); pangkal bulat, tumpul, atau kadang-kadang asimetris; ujung runcing; tepi utuh. Panjang daun 8,5–18,1 cm, lebar 4,4–8,2 cm; tangkai daun pendek, 0,3–1 cm. Pembuluh daun camptodromous dengan 13–18 pembuluh sekunder per daun; tulang daun bagian atas menebal, hijau muda; tulang daun bagian bawah jelas, hijau muda, dikelilingi oleh bintik-bintik putih kusam. Stipula hadir, 0,8–0,9 cm, berwarna ungu kehijauan.

Perbungaan
Tidak teramati

Buah
Buah berupa samara bersayap, berbentuk oval, memiliki lima sayap, masing-masing berukuran 3,2–6,6 cm.

Akar
Sistem akar dengan tonjolan akar yang menonjol.


Shorea leprosula umumnya ditemukan di hutan dataran rendah hingga pegunungan, dengan distribusi optimal di bawah 700 m dpl, meskipun masih dapat tumbuh pada ketinggian hingga sekitar 750 m. Spesies ini menyukai tanah yang baik drainase, seperti tanah podzolik kuning-merah dan latosol merah-coklat, disertai kelembapan tinggi dan curah hujan tahunan melebihi 2000 mm (Attarik et al. 2021; Pamoengkas et al. 2021; Lestari Elith, 2019). Habitat yang disukai meliputi hutan primer, rawa-rawa, lembah, dan topografi cekung di dekat sungai atau aliran air (Lestari & Elith, 2019; Pamoengkas et al. 2020). S. leprosula juga tumbuh subur di lereng datar hingga agak curam di bawah naungan kanopi sedang hingga padat (Malinda et al. 2022; Attarik et al. 2021; Pamoengkas et al. 2021).


Indonesia, Malaysia, Thailand


Nilai Ekologi
Shorea leprosula memainkan peran ekologi yang penting sebagai sumber makanan dan habitat bagi satwa liar, termasuk orangutan. Tingkat pertumbuhannya yang cepat menjadikannya kandidat yang menjanjikan untuk program reboisasi dan afforestation, sehingga mengurangi tekanan terhadap penebangan kayu dari hutan alam (Ng et al. 2023). Selain itu, spesies ini cocok untuk program reboisasi dan penghijauan, karena cabang, ranting, dan daun lebarnya berkontribusi pada peningkatan kandungan karbon organik tanah (Limmens dalam Wali dan Soamole, 2015).

Nilai Sosial Budaya
Tidak teridentifikasi

Nilai Ekonomi
Spesies kayu komersial, banyak digunakan oleh industri pengolahan kayu dan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pendapatan devisa nasional (Erizilina et al. 2019, Septria et al. 2018). Kayu meranti diklasifikasikan ke dalam kelas kekuatan II–IV, dengan ketahanan masuk ke dalam kelas III–IV (Wali dan Soamole, 2015). Struktur serat S. leprosula ditandai dengan dinding sel yang tipis dan diameter lumen yang besar, yang membuatnya cocok untuk berbagai aplikasi, termasuk industri pengolahan kayu, pembuatan furnitur, panel dinding, dan kerajinan tangan, serta konstruksi atap, dinding, dan lantai (Joni et al. 2024).


Gambar Utama: Keumala Putri Elwi

supported by ssrs research fund

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *