Barbodes binotatus

(Spotted Barb)

Barbodes binotatus merupakan ikan air tawar asli Indonesia dari famili Cyprinidae yang memiliki ciri khas berupa 2 bintik hitam pada bagian tubuhnya yang masing masing terletak pada bagian posterior tubuh di sekitar pangkal sirip punggung dan di bagian pangkal sirip ekor. Spesies ini memiliki sebaran yang luas di Asia Tenggara dan dapat ditemukan pada berbagai habitat perairan tawar, mulai dari sungai pegunungan hingga sungai berukuran sedang dan besar serta perairan yang tergenang atau mengalir lambat. B. binotatus merupakan ikan benthopelagis dengan pola makan omnivor yang mencakup fitoplankton, zooplankton, larva serangga, dan detritus.

Author

Verawati Ayu Lestari

Freshwater Fish Specialist Section in SSRS Indonesia Biodiversity Hub

Gambar
Ditemukan di Sungai Wolasi, Kecamatan Wolasi, Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara


Lokal
Wader Cakul (Jawa), Klemar (Jawa), Bilak (Jawa)

Penemu
Valenciennes, 1842

Nasional
Wader Bintik Dua

Internasional
Spotted Barb


Nasional
Tidak dilindungi

IUCN Red List 2019
Least Concern

Nasional, KLHK
Tidak dilindungi (Berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi)

CITES
Tidak dinilai



Bagian Kepala
Bentuk kepala kecil (HL = 27% SL), mata berukuran sedang terletak lateral di sisi kepala (ED = 52 % DHE); moncong pendek, tumpul, dan tidak menanjang (SnL = 15 –16% HL), serta memiliki mulut tipe subterminal.

Bagian Badan
Tubuh memanjang (elongated) (SL = 3,8 cm; TL = 5 cm; FL= 4,6 cm; BD = 1,2 cm; BD = 31% SL), memiliki sisik kecil bertipe sikloid berwarna keperakan. Spesies ini memiliki ciri khas 2 bintik hitam pada bagian tubuhnya yang masing masing terletak pada bagian posterior tubuh di sekitar pangkal sirip punggung (dorsal fin) dan di bagian pangkal sirip ekor (caudal fin). Jantan memiliki ukuran badan yang lebih kecil dan ramping, sementara betina memiliki badan yang lebih besar dan perut membulat.

Bagian Sirip
Sirip punggung (dorsal fin) terletak di bagian punggung belakang, berbentuk segitiga kecil; Sirip dada (pectoral fin) terletak tepat di belakang tutup insang; Sirip perut (pelvic fin) berukuran kecil, terletak di bagian ventral tubuh; Sirip dubur (anal fin) terletak di bagian belakang sirip perut. Sirip ekor (caudal fin) berbentuk forked (CFL = 11,27 mm; CPL = 4,12 mm; CPD = 5,36 mm).


Barbodes binotatus adalah ikan benthopelagis yang dapat ditemukan di berbagai tipe habitat air tawar. Ikan ini dapat ditemukan di perairan mengalir seperti sungai maupun perairan yang tenang atau tergenang. Ikan ini juga dapat ditemukan pada sungai pegunungan yang terisolasi, daerah di bawah air terjun, sungai berukuran sedang hingga besar, serta perairan yang tergenang atau mengalir lambat. Meskipun menempati berbagai habitat, spesies ini umumnya ditemukan di perairan yang relatif dangkal dan pada bagian tengah hingga dekat dasar perairan.


Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Papua


Nilai Ekologi
B. binotatus merupakan ikan omnivor dengan posisi trofik relatif rendah. Ikan ini memakan berbagai organisme seperti fitoplankton, zooplankton, larva serangga, dan detritus. Spesies ini berperan dalam memindahkan energi dan materi organik ke tingkat trofik yang lebih tinggi. Keragaman sumber makanannya juga membuat B. binotatus terlibat dalam berbagai interaksi trofik dengan ikan lain, termasuk potensi kompetisi ketika menggunakan sumber makanan yang sama.

Nilai Sosial Budaya
B. binotatus dimanfaatkan sebagai sumber pangan lokal. Masyarakat Sasak (Lombok) memanfaatkan B. binotatus sebagai sumber protein hewani dan mengolah ikan tersebut menjadi berbagai makanan tradisional seperti peyek, ikan goreng, dan botok.

Nilai Ekonomi
B. binotatus memiliki nilai ekonomi lokal sebagai ikan konsumsi dan ikan hias. Spesies ini dikonsumsi oleh masyarakat di beberapa wilayah Indonesia dan dapat dimanfaatkan sebagai sumber protein hewani. Namun, pemanfaatannya sebagai ikan konsumsi umumnya masih bersifat lokal dan tergolong sebagai spesies dengan nilai komersial yang relatif rendah karena ukuran tubuhnya yang kecil dan memiliki banyak tulang. Di sisi lain, B. binotatus memiliki nilai komersial dalam perdagangan ikan hias namun tidak dalam berskala besar.


SUMBER

Gambar Utama: @vera


Scientific Information Database

Take your select

Species physiology DATABASE

Species
GEOHABITAT DATABASE

Species
genbank DATABASE

Species
biomass database

Species
biopharmaca database

Species
profile article

this spesies collection
under funded by sSRS RESEARCH Fund

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *