Agathis dammara

(Dammar-Pine, Amboina Pitch Tree, Amboina-Pine, East Indian Kauri, Dammar)

Agathis dammara merupakan tanaman perennial yang tingginya dapat mencapai 60 m. Kulit batangnya berwarna abu dan mengelupas, sedangkan kulit dalamnya berwarna merah mudah kecoklatan. Daunnya berbentuk ovate atau ellips, tersusun secara opposite, dan pertulangan daunnya sejajar. Agathis dammara tumbuh di tanah berpasir, berbatu-batu, ultrabasa, volkanik, atau liar yang selamanya tidak digenangi air pada ketinggian 2-1.750 m dari permukaan laut dan berperan sebagai pencegah erosi serta penjaga sumber air. Jenis tumbuhan ini mampu menghasilkan kopal yang memiliki potensi ekonomi cukup tinggi dan daunnya dapat diekstrak menjadi minyak esensial dengan kandungan antibakterial dan antimelanogenesis.

Author

Salsabila Nur’Aini
Flower Tree Diversity Specialist in SSRS Indonesia Biodiversity Hub

Gambar
IPB University, Bogor, West Java


PENAMAAN

Lokal
Damar, agatis, kisi (Maluku), salo (Ternate).

Penemu
Aylmer Bourke Lambert, 1823

Nasional
Damar raja

Internasional
Dammar pine


STATUS KONSERVASI

Nasional
Tidak dilindungi

IUCN Red List 2012
Vulnerable (VU)

Nasional, KLHK
Tidak ada

CITES
Tidak dinilai


TAKSONOMI

Kingdom
Plantae

Ordo
Pinales

Division
Streptophyta

Famili
Araucariaceae

Kelas
Equisetopsida

Genus
Agathis


MORFOLOGI

Habitus
Tumbuhan pohon, terrestrial, perennial.

Batang
Batang utama lurus silindris. Kulit batang luar abu-abu, mengelupas, ditutupi lumut dan liken. Kulit batang dalam berwarna merah muda kecoklatan.

Akar
Akar tunggang.

Daun
Daun tunggal; bentuk ovate atau ellips; pangkal daun acute; ujung daun acute; tepi daun rata (entire), menggulung ke bawah (revolute); perlekatan daun bertangkai (petiolate); tata daun opposite; tekstur berbulu halus; warna permukaan lamina atas hijau tua mengkilap, permukaan lamina bawah hijau muda kusam. Panjang lamina 8.5-16 cm, lebar 1.1-5.5 cm. Petiol tidak berbulu. Pertulangan daun sejajar.


KARAKTERISTIK HABITAT

Agathis dammara tumbuh di tanah berpasir, berbatu-batu, ultrabasa, volkanik, atau liar yang selamanya tidak digenangi air pada ketinggian 2-1.750 m dari permukaan laut. Habitatnya di hutan primer atau terkonsentrasi pada hutan kerangas (Martawijaya et al. 2005; Collins et al. 1991). Jenis ini tergolong tanaman slow-growing dan tidak mudah beregenerasi (Gunawan et al. 2013; Collins et al. 1991).


GEOGRAFIS HABITAT

Borneo, Sulawesi, Sumatera, Maluku, Papua


NILAI SPESIES

Nilai Ekologi
Agathis dammara dapat digunakan untuk mencegah erosi dan dapat menyimpan serta menjaga sumber air dengan sistem perakarannya yang kuat (Gunawan et al. 2013).

Nilai Sosial Budaya

Nilai Ekonomi
Agathis dammara memiliki nilai ekonomi yang tinggi karena produksi kopalnya. Menurut Adalina dan Sawitri (2020), produksi kopal di Resort Kawah Ratu, Indonesia dapat mencapai 119.384 kg/bulan dengan potensi ekonomi mencapai Rp596.920.000/bulan. Kopal tersebut dapat digunakan sebagai bahan pembuatan cat, pernis, emulsi pewarna, tinta, kosmetik, dan bahan aromatik untuk makanan (Collins et al. 1991; Simangunsong et al. 2020). Selain itu kayunya dapat digunakan untuk bahan baku mebel, venir dan kayu lapis, kayu perumahan, pulp, dan lain-lain (Martawijaya et al. 2005). Daunnya bisa diekstraksi menjadi minyak esensial yang mengandung komponen antibakterial, seperti limonene, β-myrcene, dan lain-lain serta komponan antimelanogenesis (Chen et al. 2015; Ho et al. 2023).


SUMBER

Gambar Utama: @sujo_ojo.ssbs


Scientific Information Database

Take your select

Species physiology DATABASE

Species
GEOHABITAT DATABASE

Species
genbank DATABASE

Species
biomass database

Species
biopharmaca database

Species
profile article

this spesies collection
under funded by sSRS RESEARCH Fund

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *