Tectaria decurrens

(Halberd Fern)

Tectaria decurrens (Halberd Fern), di Indonesia dikenal dengan nama Paku Kikir, termasuk dalam famili Tectariaceae dan merupakan tanaman herba terestrial dengan beberapa hidup secara epifit. Paku ini memiliki keunikan berupa memiliki tangkai daun bersayap dengan pola venasi saling tersambung satu sama lain. Tectaria decurrens ditemukan tumbuh di tanah sekitar bebatuan pinggiran sungai, tebing, dan hutan tropis. Paku kikir memiliki peran penting dalam ekologi, yaitu sebagai bioindikator perubahan lingkungan. Dalam kehidupan sosial budaya, masyarakat setempat menggunakannya sebagai obat tradisional, serta dalam bidang ekonomi, Tectaria decurrens dapat dijadikan sebagai sayuran dan tanaman hias.

Author

Danik Septianingrum
Epiphyte and Understory Plant Diversity Specialist in SSRS Indonesia Biodiversity Hub

Gambar
Mount Halimun Salak National Park, Sukabumi, West Java


PENAMAAN

Lokal
Paku Kikir

Penemu
Karel Bořivoj Presl (1907)

Nasional
Paku Kikir

Internasional
Halberd Fern


STATUS KONSERVASI

Nasional
Tidak dilindungi

IUCN Red List 2018
Not Evaluated (NE)

Nasional, KLHK
Tidak ada

CITES
Tidak dinilai


TAKSONOMI

Kingdom
Plantae

Ordo
Polypodiales

Division
Tracheophyta

Famili
Tectariaceae

Kelas
Polypodiopsida

Genus
Tectaria


MORFOLOGI

Habitus
Tumbuhan herba, terestrial, dan beberapa epifit, tinggi tumbuhan berkisar antara 50 – 100 cm.

Batang
Batang bebentuk bulat, arah tumbuh batang erect (tegak), berwarna coklat, permukaan batang diselimuti sisik rapat yang berwarna coklat, percabangan batang dichotomous, dan tinggi batang berkisar antara 30 – 60 cm.

Akar
Akar berupa serabut (fibrila) dan berwarna putih hingga kecoklatan.

Rhizome
Rhizome erect (tegak), panjang menjalar, bersisik rapat, kaku, dan berwarna coklat, margin entire, dan melekat kuat pada tanah.

Daun
Daun clustered (bergerombol), majemuk, monomorfik-dimorfik; percabangan pinnatisect; susunan daun opposite, dan bersayap hingga mendekati pangkal. Lamina berbentuk oblongovate, berwarna hijau terang hingga deep green, tebal, permukaannya glabrous dan mengkilap, pangkal berbentuk rounded, apeks berbentuk acuminatecaudate, margin lamina entireserrate (bergerigi halus); tangkai daun bersayap seluruhnya sepanjang midrib, panjang 20-25 cm x lebar 5-8 cm; venasi daun saling tersambung satu sama lain seluruhnya (anastomosing).

Sorus
Sorus besar, berada di bawah daun, terletak di sepanjang venasi utama daun, 2 baris, dan beberapa tersebar secara merata hampir menutupi seluruh permukaan bawah daun fertil (acrostichoid).


KARAKTERISTIK HABITAT

Tectaria decurrens merupakan tumbuhan paku terestrial yang ditemukan tumbuh di tanah sekitar tepian sungai. Habitatnya cenderung berada di tebing–tebing, bebatuan besar pinggiran sungai atau air terjun, hingga di hutan hujan tropis. Paku ini tumbuh pada ketinggian < 1500 m (jarang ditemukan pada ketinggian 2000 m) dan tumbuh pada konsisi ekologi di bawah suhu 25 ˚ C dan kelembaban atmosfer di atas 50% (Patil et al. 2020).


GEOGRAFIS HABITAT

Jawa, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Maluku, Papua


NILAI SPESIES

Nilai Ekologi
Paku kikir (Tectaria decurrens) menjadi salah satu bioindikator suatu perubahan habitat atau lingkungan. Hal ini didasarkan pada karakteristik habitatnya yaitu ruang terbuka hijau yang cenderung lembap dengan suhu rendah, sehingga ketika keberadaannya tidak ditemukan pada habitatnya, maka terjadi perubahan faktor–faktor ekologi seperti suhu dan kelembaban pada habitat tersebut (Febrianti et al. 2024).

Nilai Sosial Budaya
Tectaria decurrens biasa disebut masyarakat dengan nama paku kikir. Keberadaan paku kikir di beberapa daerah dimanfaatkan oleh masyarakat setempat sebagai obat–obatan tradisional (Nasution et al. 2018).

Nilai Ekonomi
Tectaria decurrens memiliki nilai estetika, baik dari bentuk daun, tekstur, dan venasinya. Oleh karena itu, tumbuhan paku kikir ini umumnya dijadikan sebagai tanaman hias rumahan. Selain itu, paku kikir ini juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan khususnya sebagai sayuran ketika masih muda (juvenile) (Faizza et al. 2024).


SUMBER

Gambar Utama: @asyari_hutan


Scientific Information Database

Take your select

Species physiology DATABASE

Species
GEOHABITAT DATABASE

Species
genbank DATABASE

Species
biomass database

Species
biopharmaca database

Species
profile article

this spesies collection
under funded by sSRS RESEARCH Fund

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *