Selaginella willdenowii

(Wildenow’s Spikemoss, Peacock Ferns, Blue Spike Moss, Blue Club Moss, Vine Spike Moss)

Selaginella willdenowii atau biasa disebut dengan Wildenow’s spikemoss merupakan tanaman herba perennial yang memanjat dengan susunan daun rapat bercabang dan berwarna hijau kebiruan metalik. Tumbuhan paku ini dapat dijumpai di tempat yang lembap seperti air terjun atau bebatuan tepi sungai. Selaginella willdenowii memiliki peran penting dalam ekologi salah satunya sebagai bioindikator terhadap perubahan lingkungan, selain itu potensi ekonomi Selaginella willdenowii juga dapat digunakan sebagai bahan makanan, obat tradisional, kerajinan serta berperan dalam mendukung kehidupan sosial masyarakat lokal setempat.

Author

Danik Septianingrum
Epiphyte and Understory Plant Diversity Specialist in SSRS Indonesia Biodiversity Hub

Gambar
Mount Halimun Salak National Park, Sukabumi, West Java


PENAMAAN

Lokal
Tapak dara, cakar ayam, cemara kipas gunung, rumput solo (suku Jawa), paku rane biru (suku Sunda), menter (Jakarta), tai lantuan (Madura), rutu-rutu (Maluku).

Penemu
Nicaise Auguste Desvaux, 1867

Nasional
Paku Rane Biru

Internasional
Wildenow’s Spikemoss, Peacock Ferns, Blue Spike Moss, Blue Club Moss, Vine Spike Moss


STATUS KONSERVASI

Nasional
Tidak dilindungi

IUCN Red List 2018
Not Evaluated (NE)

Nasional, KLHK
Tidak ada

CITES
Tidak dinilai


TAKSONOMI

Kingdom
Plantae

Ordo
Selaginellales

Division
Pteridophyta

Famili
Selaginellaceae

Kelas
Lycopodiopsida

Genus
Selaginella


MORFOLOGI

Habitus
Tumbuhan herba, terrestrial, dan perennial.

Batang
Batang utama halus, merayap, rebah, merambat, berumpun, memanjat, atau tegak sepenuhnya (ketika muda), bercabang sedikit hingga banyak, cabang bercabang 4-5, mengkilap, coklat, dengan panjang batang hingga 36,6 cm, diameter batang 0,2–0,4 cm, dan jarak antar nodus batang ± 7,2 cm.

Akar
Akar bercabang beberapa kali secara dichotomous dari ujung rhizophore.

Strobilus
Strobili (bagian pembawa spora) dihasilkan di ujung daun

Daun
Daun tersusun rapat dan mengarah sepanjang sumbu, berbentuk oblong, bagian ujung obtuse, pangkal daun berbentuk rounded, dan margin daun entire. Panjang lamina sekitar 0,3 cm. Daun steril berwarna hijau kebiruan metalik, overlapping, mengarah sepanjang sumbu dan semakin kecil menuju ujung cabang, terdiri dari dua jenis yaitu daun median yang padat berbentuk falcate-lanceolate atau obliqueovate, ujung daun median berbentuk runcing-bulat, pangkal daun berbentuk auriculate, tepi daun entire, panjang daun median sekitar 3 mm dan lebarnya 2 mm; daun lateral tersebar, berbentuk oblong-ovate, ujung daun berbentuk rounded atau obtuse, panjang daun lateral 12-63 mm, dan lebarnya 7-46 mm. Daun fertil berbentuk broadly oblong, ujung daun fertil acute-acuminate, bagian margin entire, panjang sekitar 0,5–2,5 cm, daun yang menyokong makrosporangia lebih besar dari yang lain.

Sporangium
Sporangium lebih pendek daripada daun fertil


KARAKTERISTIK HABITAT

Selaginella willdenowii tumbuh soliter pada kondisi ekologi dan habitat seperti batu air terjun atau tepi sungai berbatu, di bawah naungan dan di bawah batu-batu yang ditutupi lumut di daerah berbukit yang memiliki kondisi cahaya rendah dan lembap, dan terkadang hidup pada bebatuan kapur (Azali et al. 2020). Spesies paku-pakuan ini juga ditemukan tumbuh di tanah campuran batu kapur yang kaya akan karbonat kalsium dan memiliki iklim hutan hujan tropis. Kondisi ekologi ini seperti keberadaan cahaya, tanah, dan aliran air mempengaruhi kehadiran iridescent blue color pada daun Selaginella willdenowii yang menyebabkan paku merak ini terlihat berwarna biru menyolok dari arah sudut tertentu atau bahkan hijau sepenuhnya bergantung pada kondisi ekologinya (Shumon dan Ashrafuzzaman 2023).


GEOGRAFIS HABITAT

Jawa, Sumatera, Sulawesi


NILAI SPESIES

Nilai Ekologi
Selaginella willdenowii sebagai tumbuhan paku memberikan kontribusi signifikan sebagai produsen primer dalam jaring-jaring makanan, selain itu paku merak atau paku rane biru ini juga berkontribusi terhadap ekosistem sebagai penutup tanah yang menstabilkan tanah, dan juga berperan sebagai bioindikator terhadap perubahan lingkungan yang mencerminkan perubahan faktor-faktor ekologi seperti suhu dan kelembaban (Verlita et al. 2025; Azevedo-Schmidt et al. 2024; Hasmiati et al. 2024; Zuquim et al. 2022).

Nilai Sosial Budaya
Selaginella willdenowii dalam kehidupan masyarakat lokal papua banyak dimanfaatkan untuk mempercepat proses pemeraman buah. Hal ini telah dibuktikan pada penelitian Atuany et al. (2024) yang menyatakan bahwa buah pisang raja (Musa paradisiaca) yang diperam menggunakan daun Selaginella lebih cepat matang dibandingkan dengan buah pisang raja yang tidak diberi perlakuan pemeraman. Kebiasaan lokal ini didukung oleh fakta bahwa daun Selaginella tersusun rapat sehingga meningkatkan kelembaban dan mencegah pembusukan karena adanya senyawa bioaktif yang dapat menghambat serangan dari mikroba patogen.

Nilai Ekonomi
Selaginella willdenowii dimanfaatkan sebagai makanan, obat-obatan, kerajinan, dan tanaman hias rumahan dengan daunnya yang berkilau biru menarik serta digunakan sebagai penutup tanah yang baik di kondisi teduh (De-Winter dan Amoroso, 2003). Paku rane biru ini juga berperan dalam penyembuhan dan pengobatan tradisional berbagai masalah kesehatan, terutama demam, penyakit kuning, diare, kolesistitis, sirosis, disentri dan menorrhagia, sakit tenggorokan, batuk paru-paru, silikosis, hematemesis, hemifacial, epistaxis, dan penyembuhan luka, meningkatkan sirkulasi darah, menghilangkan stasis darah, dan menghentikan pendarahan eksternal setelah trauma dan pemisahan tali pusar (Shumon dan Ashrafuzzaman 2023). Selaginella willdenowii juga diketahui mengandung robusflavon yang merupakan suatu biflavonoid penghambat perkembangan virus hepatitis B secara in vitro, penghambat kuat virus influenza A dan B dan penghambat sedang HSV-1 dan 2 yang sangat potensial untuk dimanfaatkan dalam bidang medis dan kesehatan (Miftahudin et al. 2015; Lin et al. 2000; Lee et al. 1999).


SUMBER

Gambar Utama: @asyari_hutan


Scientific Information Database

Take your select

Species physiology DATABASE

Species
GEOHABITAT DATABASE

Species
genbank DATABASE

Species
biomass database

Species
biopharmaca database

Species
profile article

this spesies collection
under funded by sSRS RESEARCH Fund

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *