
Coelogyne sulphurea
(Sulphur Yellow Chelonistele)
Coelogyne sulphurea merupakan anggrek epifit dari famili Orchidaceae yang umum ditemukan di wilayah Semenanjung Malaya dan Indonesia, terutama pulau Kalimantan. C. sulphurea tumbuh di batang pohon, cabang utama, semak, akar yang ditutupi lumut, serta dapat juga tumbuh di lereng-lereng curam. Anggrek ini menyukai tempat lembab yang tidak terlalu terpapar sinar matahari dan memiliki peran ekologis sebagai polinator serangga dan perkecambahan benih melalui interaksinya dengan mikoriza, serta memiliki nilai ekonomi sebagai tanaman hias
Author
Isma Nurul Khofifah
Researcher in IPB SSRS Association, IPB University
Raihan Abhinaya Iskandar
Researcher in IPB SSRS Association, IPB University
Danik Septianingrum
Epiphyte and Understory Plant Diversity Specialist Section
Muhammad Hisyam Fadhil, S.Si., M.Si
Carnivorous Plant Diversity Specialist Section
Gambar
Ditemukan di Vegetasi Hutan, Taman Nasional Gunung Halimun Salak
PENAMAAN
Lokal
Tidak teridentifikasi
Penemu
Blume, 1857
Nasional
Tidak teridentifikasi
Internasional
Sulphur Yellow Chelonistele
STATUS KONSERVASI
Nasional
Tidak dilindungi
IUCN Red List
Not evaluated (NE)
Nasional, KLHK
Tidak ada
CITES
Appendix II (2019)
TAKSONOMI
MORFOLOGI
Habitus
Habitus herba, epifit
Batang
Batang berbentuk umbi semu (pseudobulb) bundar melonjong, berwarna hijau (Hidayati et al. 2019)
Daun
Daun tunggal berbentuk lanceolate, panjang 14-22,5 cm, lebar 2,4-3,6 cm, ujung daun attenuate, pangkal daun attenuate, tepi daun rata, tekstur halus, warna daun hijau tua-hijau muda, venasi menjari.
Perbungaan
Perbungaan majemuk, berbentuk raceme, terminal, petal berjumlah 3, berbentuk Eliptik-Melanset, Kuning Cerah, Indumentum Glabrous, panjang 1,2 cm, lebar 0,1 cm, sepal berbentuk lanceolatus, warna putih, panjang 1,3 cm, lebar 0,5 cm-1,3 cm, labellum berwarna kuning, floret berwarna putih, stamen berwarna putih, pistil berwarna kuning pucat.
KARAKTERISTIK HABITAT
Coelogyne sulphurea umumnya ditemukan di hutan heath, hutan elfin, dan hutan dipterokarpa campuran pada ketinggian antara 550 hingga 3.500 meter (Vogel 1984). C. sulphurea berupa anggrek epifit yang tumbuh di batang pohon, cabang utama, semak, atau akar yang ditutupi lumut, dan bahkan pernah ditemukan di tanah berpasir (Vogel 1984; Schuiteman 2012). Anggrek ini juga ditemukan tumbuh subur di lereng-lereng curam hutan pegunungan bagian atas yang sangat teduh dan berhumiditas tinggi (Arcebal et al. 2021). Penemuan ini mengindikasikan bahwa C. sulphurea memiliki adaptabilitas tinggi terhadap beberapa kondisi lingkungan berbeda terutama yang memiliki humiditas tinggi.
GEOGRAFIS HABITAT
Kalimantan, Sumatera, Jawa, Maluku
NILAI SPESIES
Nilai Ekologi
Interaksinya dengan fungi mikoriza sangat penting bagi perkecambahan benih dan penyerapan nutrisi sepanjang siklus hidupnya, serta memengaruhi dinamika nutrisi dalam ekosistem (Li et al. 2021). Berperan sebagai bagian integral pada jaringan polinator dan sebagai indikator kesehatan ekosistem (Reiter et al. 2016).
Nilai Sosial Budaya
Belum teridentifikasi
Nilai Ekonomi
Coelogyne sulphurea memiliki nilai ekonomi sebagai tanaman hias ornamen yang secara tidak langsung dapat mendukung potensi kultivasi dan eco-tourism (Tiwari et al. 2023).
SUMBER
Gambar Utama: @ismanurulkhofifah
Scientific Information Database
Take your select

Species physiology DATABASE

Species
GEOHABITAT DATABASE

Species
genbank DATABASE

Species
biomass database

Species
biopharmaca database





Leave a Reply