
Orthetrum chrysis
(Spine-tufted Skimmer)
Orthetrum chrysis adalah spesies capung dari famili Libellulidae yang umum ditemukan di wilayah tropis dan subtropis Asia, termasuk Indonesia.
Author
Amelia Dwi Kurnia Hidayah
Researcher in IPB SSRS Association
Gambar
Vegetasi semak di Taman Nasional Halimun Salak
PENAMAAN
Lokal
Capung ekor merah
Penemu
Selys 1891
Nasional
Capung Sambar Perut Kait
Internasional
Spine-tufted Skimmer
Crimson-tailed marsh Hawk
STATUS KONSERVASI
Nasional
Tidak dilindungi
IUCN Red List 2010
Least Concern
Nasional, KLHK
Tidak ada
CITES
Tidak ada
TAKSONOMI
Kingdom
Animalia
Ordo
Odonata
Phylum
Arthropoda
Famili
Libellulidae
Kelas
Insecta
Genus
Orthetrum
MORFOLOGI
Bagian kepala
Orthetrum chrysis memiliki karakteristik yang mirip dengan anggota famili Libellulidae lainnya, yaitu mata besar yang saling bertemu di bagian tengah kepala dan berwarna merah kehitaman.
Bagian toraks
Toraks Orthetrum chrysis berwarna merah kehitaman.
Bagian sayap
Sayapnya transparan dan agak gelap dengan bercak pada tepi atas serta tanda merah di bagian pangkal. Saat terbang, sayapnya membentang secara horizontal, sedangkan ketika hinggap, sayapnya cenderung menekuk ke bawah. Orthetrum chrysis memiliki panjang sayap belakang berkisar 31–34 mm.
Bagian Abdomen
Abdomennya berwarna merah yang cukup cerah dibandingkan dengan toraks dan kepala.
KARAKTERISTIK HABITAT
Pertanian, Area perairan
GEOGRAFIS HABITAT
Indonesia
NILAI SPESIES
Nilai Ekologi
Capung, termasuk Orthetrum chrysis, memiliki peran ekologis penting dalam ekosistem air tawar sebagai predator alami yang efektif. Sejak menetas, capung bersifat karnivor; nimfa akuatiknya memangsa plankton, larva nyamuk, ikan kecil, dan invertebrata air lainnya, sementara capung dewasa memburu serangga terbang seperti nyamuk, lalat, dan berbagai hama pertanian.
Nilai Sosial Budaya
Tidak teridentifikasi
Nilai Ekonomi
Nimfa capung, termasuk spesies Orthetrum chrysis, memangsa larva nyamuk. Pada fase imago, capung dapat menjadi predator hama pada tanaman padi. Oleh karena itu, capung berperan sebagai pengendali penyakit dan hama, yang secara tidak langsung menurunkan risiko wabah, mengurangi kebutuhan pestisida, meningkatkan efisiensi biaya kesehatan, serta meningkatkan hasil pertanian.
SUMBER
Gambar Utama: @asyari_hutan
Scientific Information Database
Take your select

Species physiology DATABASE

Species
GEOHABITAT DATABASE

Species
genbank DATABASE

Species
biomass database

Species
biopharmaca database





Leave a Reply