
Gymnothorax polyuranodon
(Tiger moray eel)
Gymnothorax polyuranodon merupakan sidat moray dari famili Muraenidae yang memiliki tubuh memanjang tanpa sisik dengan pola bercak gelap seperti macan tutul pada seluruh tubuh. Persebarannya mencakup wilayah Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Spesies ini dapat ditemukan di sungai, estuari, dan perairan payau yang masih terhubung dengan laut. Spesies ini merupakan predator nokturnal yang memangsa ikan kecil, udang, dan berbagai invertebrata akuatik. Keberadaannya berperan penting dalam menjaga keseimbangan komunitas perairan serta mencerminkan keterhubungan ekosistem sungai dan laut.
Author
Verawati Ayu Lestari
Freshwater Fish Specialist Section in SSRS Indonesia Biodiversity Hub
Gambar
Ditemukan di Kuala Batui, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah
PENAMAAN
Lokal
Ikan Binnuang, Bibinanga
Penemu
Bleeker, 1854
Nasional
Moray Macan Tutul
Internasional
Tiger moray eel
STATUS KONSERVASI
Nasional
Tidak dilindungi
IUCN Red List 2019
Least Concern
Nasional, KLHK
Tidak ada
CITES
Tidak dinilai
TAKSONOMI
MORFOLOGI
Bagian Kepala
Bentuk kepala kecil, mata kecil, terletak lateral di sisi kepala, moncong pendek, tumpul, dan tidak menanjang, serta memiliki mulut terminal dengan tipe gigi caniniform yang tajam dan melengkung ke belakang untuk menangkap dan menahan mangsa.
Bagian Badan
Tubuh memanjang seperti ular (silindris), tidak memiliki sisik dan tubuh dilapisi lendir tebal. Tubuh memiliki warna dasar kuning dengan bintik bintik gelap hitam kecoklatan yang tidak beraturan seperti pola macan tutul.
Bagian Sirip
Tidak memiliki sirip dada (pectoral fin) dan sirip perut (anal fin). Sirip punggung (dorsal fin) dan sirip dubur (pelvic fin) menyatu menjadi sirip tunggal yang memanjang dari bagian belakang kepala hingga ujung sirip ekor (caudal fin) yang bertipe pointed.
KARAKTERISTIK HABITAT
Perairan dangkal dengan kedalaman kurang dari 3 meter, sering ditemukan di kolam tenang, danau, dan sungai berarus lambat (air tawar, payau, hingga pesisir laut)
GEOGRAFIS HABITAT
Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.
NILAI SPESIES
Nilai Ekologi
G. polyuranodon berperan sebagai predator karnivor yang membantu mengendalikan populasi ikan kecil dan organisme bentik dalam ekosistem perairan. Spesies ini juga memiliki nilai ekologis sebagai penghubung antara ekosistem laut dan air tawar melalui pola migrasinya, serta dapat digunakan sebagai indikator konektivitas habitat dan kualitas lingkungan perairan.
Nilai Sosial Budaya
Belum teridentifikasi
Nilai Ekonomi
G. polyuranodon memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan mahal sebagai ikan hias eksotis di pasar domestik hingga pasar internasional karena corak tubuhnya yang unik.
SUMBER
Gambar Utama: @vera
Scientific Information Database
Take your select

Species physiology DATABASE

Species
GEOHABITAT DATABASE

Species
genbank DATABASE

Species
biomass database

Species
biopharmaca database





Leave a Reply